senin, 01-06-09 sampe senin, 08-06-09 adalah hari untuk ujian kenaikan kelas. Hmm zaman sekarang jangan tanya dech kelakuan anak-anaknya. Ulangan bukannya ngerjain sendiri malah nyontek. Nyontek itu bukan hal yang tabu lagi di smp kami ini. Mencontek adalah menjadi hal yang sangat biasa, dan lebih parahnya lagi menjadi kebutuhan bagi siswa. Guru yang menjaga tiap kelas juga tidak memperdulikan sikap ini. Kebanyakan guru tidak perduli dan hanya berfikir ‘yang penting nilai muridku bagus’. kalo begini caranya, semua nilai adalah palsu??
Seharusnya ada kerja sama antara murid-guru-ortu. Saling menjelaskan, atau sharing tentang kebiasaan anak didiknya yang kurang bagus. Tidak hanya pintar, nilainya bagus-bagus, tapi sosialnya, rohaninya, kepribadiannya. Menurut saya, itu yang lebih penting. Saran saya, bila ada kelakuan anak di rumah yang kurang baik (seperti: malas belajar, tidak mengerjakan PR, dll) itu perlu dinasehati oleh ortu. Kalau tidak mempan, minta pertolongan guru, misalkan si A tidak belajar, ulangannya jeblok, ortunya marah tidak mau membelikan hadiah, si A cuek, lalu gurunya berkata “Ntar saya tidak akan meluluskan kamu”. Lalu si A berubah 180drajat, dia menjadi rajin belajar. Sepertinya agak aneh, tapi mujarab loh!
Kalau menurut cerita yang saya alami, saya di sekolah termasuk anak yang menengah ke bawah (nilainya). Lalu, semenjak saya bergaul dengan teman-teman yang nilainya selangit, saya terpacu. Saya meniru kebiasaan teman saya yang rajin membaca, belajar di mana dan kapan saja. Wah! ternyata belajar itu tidak perlu samapai puyeng, cukup sehari dimengerti 2 jam saja + mengulangi pelajaran yang disampaikan guru di sekolah. Pasti dijamin anda akan berhasil baik nilainya. Tapi perlu niat dan kekuatan dari Tuhan.
Tidak hanya berhasil dalam hal rajin dan pintar. Kita juga harus menolong teman-teman kita yang masih kurang nilainya. Bukan malah menyingkir darinya karena mentang-mentang kita sudah bagus nilainya. Tetap harus ada sosial, dan personaliti kita baik dalam sehari-hari. Bila sudah begini, pasti nilai yang kita terima di raport sangat berarti karena tidak hanya mencangkup nilai akademi saja.
